UNDIP Hadirkan Profesor dari National Taiwan University (NTU) untuk Bahas Agribisnis dan Pasar Komoditas di Asia

Program Studi Agribisnis Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (UNDIP) sukses menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor Online dengan menghadirkan Prof. Lei, Li-Fen dari Departemen Ekonomi Pertanian National Taiwan University (NTU), Taiwan. Mengusung tema “Agribisnis dan Pasar Komoditas: Menjelajahi Struktur untuk Pertumbuhan Berkelanjutan di Asia”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya perspektif civitas akademika dalam memahami dinamika agribisnis dan pasar komoditas di kawasan Asia.

Dalam paparannya, Prof. Lei menekankan pentingnya membangun struktur agribisnis yang adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi untuk menjawab tantangan pertanian modern. Ia menjelaskan bagaimana keterbatasan sumber daya alam di Taiwan dapat diatasi melalui integrasi sistem produksi dengan pasar, kemitraan petani-perusahaan, dan penggunaan e-commerce sebagai strategi pemasaran yang efektif.

Studi kasus Kua Kua Orchard yang disajikan oleh Prof. Lei adalah contoh nyata bagaimana agribisnis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi berdasarkan komoditas lokal, seperti ubi jalar. Dengan pendekatan rantai nilai dan struktur tata surya yang menjadikan perusahaan sebagai pusat inovasi, petani dapat memperoleh akses pasar, dukungan modal, dan jaminan pembelian tanaman.

“Pertumbuhan agribisnis berkelanjutan harus dirancang dengan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara seimbang. Selain sebagai usaha usaha, agribisnis sangat penting bagi umat manusia dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Prof. Lei dalam sesi diskusi.

Melalui forum ini, diharapkan akan ada inspirasi untuk kolaborasi daerah dan penerapan model agribisnis yang relevan dengan kondisi lokal, untuk mendorong pertanian berkelanjutan di Indonesia. Program Online Visiting Professor merupakan bagian dari inisiatif Universitas Diponegoro untuk menjadi World Class University dan membangun jaringan pengetahuan lintas negara serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di bidang pertanian dan bisnis berbasis komoditas.