Entrepreneurship Skill Training: Membangun Mental dan Kesiapan Memulai Usaha Mahasiswa

Upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa terus dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kompetensi Mahasiswa bertema “Entrepreneurship Skill Training: Membangun Mental dan Kesiapan Memulai Usaha Mahasiswa”. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (18/11) pukul 09.00–11.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai latar belakang.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber Aziz Ihfaningrum, M.Sc., seorang Konsultan UMKM PLUT KUMKM Purworejo sekaligus owner produk lokal Keripik Kimpul Hanafi dan Kerasa. Kegiatan dipandu oleh Restie Novitaningrum, M.P. selaku moderator.

Narasumber menekankan bahwa kewirausahaan bukan sekadar aktivitas bisnis, melainkan sikap mental yang mencakup keberanian mengambil risiko, kreativitas, inovasi, serta kesiapan menghadapi perubahan. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak ragu memulai usaha dari hal-hal sederhana dan permasalahan di sekitar lingkungan terdekat.

“Kesuksesan usaha tidak datang secara instan. Bahkan mie instan pun harus dimasak terlebih dahulu. Yang terpenting adalah keberanian memulai dan konsistensi dalam proses,” ungkapnya.

Melalui studi kasus pengembangan usaha milik narasumber Keripik Kimpul Hanafi dan Kerasa, peserta diajak memahami pentingnya segmentasi pasar, diferensiasi produk, serta strategi pemasaran digital. Narasumber juga membahas perbedaan antara usaha viral yang cenderung cepat naik namun mudah turun, dengan usaha original yang memiliki keunikan dan daya tahan lebih kuat di pasar.

Selain itu, aspek legalitas usaha turut menjadi perhatian penting dalam pelatihan ini. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya kepemilikan NIB, SPP-IRT, BPOM, SNI, hingga sertifikasi halal sebagai fondasi pengembangan usaha yang berkelanjutan dan terpercaya.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar pencarian ide usaha, memulai bisnis dengan modal terbatas, serta strategi menghadapi tren pasar yang dinamis. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk terjun ke dunia kewirausahaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan kewirausahaan, tetapi juga mental tangguh dan keberanian untuk mulai beraksi, sehingga mampu menciptakan usaha mandiri yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.